Economic Sharing Remittance Migimo: Bagaimana Sistem Ini Bekerja dan Dampak Nyatanya bagi PMI
Ekonomi, Inovasi Sosial 1775462936640 • 12 menit baca

Economic Sharing Remittance Migimo: Bagaimana Sistem Ini Bekerja dan Dampak Nyatanya bagi PMI

Artikel ini memperkenalkan Tata Sugiarta, mantan pekerja migran yang menciptakan konsep Economic Sharing melalui Migimo. Gagasan revolusioner ini bertujuan mengembalikan keuntungan biaya kirim dan selisih kurs remitansi kepada 5 juta Pekerja Migran Indonesia, membangun ekosistem keuangan yang lebih adil dan produktif.

KupasNews
KupasNews
Berita Viral Hari Ini
1775462936640

Economic Sharing Remittance Migimo: Bagaimana Sistem Ini Bekerja dan Dampak Nyatanya bagi PMI

Tata Sugiarta - Bandung, Senin, 6 April 2026 15:22 WIB.

Setiap tahun, lebih dari 5 juta Pekerja Migran Indonesia (PMI) mengirimkan uang ke tanah air. Total remitansi yang masuk ke Indonesia diperkirakan mencapai Rp433,6 triliun pada 2025. Angka yang luar biasa besar. Tapi ada pertanyaan yang jarang diajukan: dari seluruh uang yang berputar dalam proses pengiriman itu, berapa yang benar-benar kembali ke tangan para pekerja migran yang menghasilkannya?

Jawaban jujurnya: hampir tidak ada.

Inilah yang mendorong Tata Sugiarta, mantan Pekerja Migran Indonesia di Jepang, untuk merancang sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya: Economic Sharing Remittance.


Apa Itu Economic Sharing Remittance?

Economic Sharing Remittance adalah model pengiriman uang di mana keuntungan dari selisih kurs dan biaya transaksi tidak sepenuhnya diambil oleh platform, melainkan dikembalikan kepada anggota secara proporsional.

Cara kerjanya sederhana:

Ketika seorang PMI mengirimkan uang melalui Migimo, sistem mencatat transaksi tersebut. Dari margin yang dihasilkan, 70 persen dikembalikan kepada anggota aktif dalam bentuk pendapatan bulanan. Sisanya, 30 persen, masuk ke kas koperasi untuk mendanai operasional dan pengembangan ekosistem.

Prinsipnya: mereka yang menghasilkan devisa, merekalah yang berhak menikmati keuntungannya.


Bagaimana Implementasinya di Lapangan?

Berbeda dari konsep di atas kertas, Economic Sharing Remittance di Migimo sudah berjalan dalam ekosistem nyata yang terintegrasi.

1. MigiShare — Inti dari Sistem

MigiShare adalah fitur remitansi utama Migimo. Setiap transaksi yang dilakukan melalui MigiShare secara otomatis masuk ke dalam sistem perhitungan bagi hasil. Anggota tidak perlu melakukan apa-apa selain bertransaksi seperti biasa.

Seorang PMI di Taiwan yang mengirim uang setiap bulan, secara otomatis mengakumulasi poin bagi hasil. Di akhir bulan, pendapatan tersebut masuk ke akun Emoney mereka.

2. Unit Modal Penyertaan — Uang Bekerja Sambil Kamu Bekerja

Fitur ini memungkinkan anggota Migimo untuk menyertakan modal ke dalam berbagai unit usaha yang dikelola koperasi. Seorang PMI di Hong Kong bisa memiliki usaha madu Syahoney di Kuningan tanpa harus pulang ke Indonesia.

Uang yang selama ini hanya dikirim pulang dan habis untuk konsumsi, kini bisa dikonversi menjadi aset produktif yang menghasilkan nilai jangka panjang.

3. Ekosistem Layanan Terintegrasi

Economic Sharing Remittance tidak bisa berdiri sendiri tanpa ekosistem pendukung. Migimo membangun sembilan layanan yang saling terhubung:

  • MigiShare — Remitansi berbasis bagi hasil
  • Pulsa & Paket Data — Isi ulang untuk semua operator
  • PPOB — Pembayaran tagihan rutin
  • TV Berlangganan — Bayar langganan TV favorit
  • Emoney — Dompet digital untuk transaksi harian
  • MigiNear — Temukan layanan terdekat dari lokasi anggota
  • MigiMart — Produk Indonesia yang bisa dibeli dari luar negeri
  • MigiCar & MigiBike — Layanan mobilitas terpercaya
  • MigiMove — Logistik pengiriman barang
  • Replek — Layanan kesehatan untuk PMI yang sakit di luar negeri

Setiap layanan yang digunakan anggota berkontribusi pada ekosistem bagi hasil. Semakin aktif anggota, semakin besar bagian yang mereka terima.


Dampak Nyata yang Sudah Terasa

Lebih dari 100 Pengguna Awal, Tanpa Iklan Berbayar

Migimo memulai dengan pendekatan komunitas. Tidak ada iklan besar-besaran, tidak ada endorser berbayar. Semua pertumbuhan datang dari rekomendasi mulut ke mulut di antara sesama PMI — bukti paling kuat bahwa sistem ini menjawab kebutuhan nyata.

Kini Migimo sudah memiliki perwakilan komunitas di 86 negara penempatan, dari Malaysia hingga Pennsylvania, Amerika Serikat.

Pengakuan Nasional

Pada 2025, Migimo menorehkan dua prestasi besar:

  • Top 7 Startup Lab Jakarta — program akselerasi bergengsi yang diikuti ratusan startup
  • Best Impact & Sustainability di ICEFF 2025 — pengakuan atas dampak sosial yang dihasilkan
  • Top 38 Koperasi Layak Didanai SIAP Akselerasi 2025

Prestasi ini bukan sekadar trofi. Ini konfirmasi dari ekosistem startup dan koperasi nasional bahwa model Economic Sharing Remittance memiliki fondasi bisnis yang kuat sekaligus dampak sosial yang terukur.

Audiensi dengan Pemangku Kebijakan

Tata Sugiarta telah melakukan serangkaian audiensi langsung dengan:

  • Dirjen Perlindungan PMI KemenP2MI Bapak Rinardi
  • Dirjen Pemberdayaan PMI KemenP2MI Bapak Muh. Fachri, S.STP., M.Si .
  • Direktur Literasi Keuangan & Pemanfaatan Remitansi KemenP2MI Bapak Indra Hardiansyah, S.IP., MM.
  • Kepala BP3MI Jawa Barat Bapak Kombes Pol. Mulia Nugraha

Keterlibatan langsung dengan regulator adalah sinyal bahwa Economic Sharing Remittance bukan sekadar inovasi produk — ini adalah bagian dari gerakan transformasi kebijakan remitansi Indonesia.


Mengapa Ini Berbeda dari Layanan Remitansi Biasa?

Aspek Remitansi Konvensional Economic Sharing Remittance Migimo Keuntungan kurs Dinikmati platform 70% kembali ke anggota Status pengirim Konsumen Pemilik ekosistem Akses usaha Tidak ada Unit Modal Penyertaan Model bisnis Transaksional Komunitas berbasis koperasi Jangkauan Terbatas 86 negara


Siapa yang Bisa Bergabung?

Economic Sharing Remittance Migimo terbuka untuk:

  • Pekerja Migran Indonesia aktif di seluruh dunia
  • Purna PMI yang ingin membangun aset dari hasil kerja keras mereka
  • Keluarga PMI di Indonesia yang ingin mengelola kiriman uang secara produktif
  • Siapa saja yang percaya bahwa ekonomi yang adil harus dimulai dari orang yang bekerja paling keras

Untuk bergabung, unduh aplikasi Migimo di Google Play Store atau kunjungi migimo.id .


Penutup: Dari Pengirim Menjadi Pemilik

Selama puluhan tahun, pekerja migran diperlakukan sebagai mesin devisa. Mereka bekerja keras, mengirim uang, lalu pulang dengan tangan kosong. Siklus ini terus berulang karena tidak ada sistem yang benar-benar memihak mereka.

Economic Sharing Remittance adalah jawaban Tata Sugiarta untuk pertanyaan yang sudah terlalu lama diabaikan: bagaimana caranya agar mereka yang menghasilkan devisa bisa ikut menikmati nilainya?

Jawabannya bukan teori. Jawabannya sudah berjalan, sudah diakui, dan sudah dirasakan oleh ribuan PMI di 86 negara.

Karena bagi Tata Sugiarta, pemberdayaan komunitas yang sejati bukan tentang memberi mereka sesuatu. Ini tentang memastikan mereka mendapatkan kembali apa yang selama ini menjadi hak mereka.


K

KupasNews

Berita Viral Hari Ini

Statistik Artikel

Waktu Baca 12 menit
Views 218

Tata Sugiarta

Pengusaha sosial, inovator digital, dan penggerak pemberdayaan ekonomi pekerja migran Indonesia.

Navigasi

Kontak

Email: [email protected]

Telepon: +62 812 8432 3000

Alamat: Bandung 40191, Indonesia

Informasi Tambahan

Berlangganan newsletter kami untuk mendapatkan berita dan update terbaru.

© 2024 Tata Sugiarta. Hak cipta dilindungi.